Earth Hour

08/18/2017

Apa itu Earth Hour?

Setiap tahun jutaan orang dan ribuan bangunan terkenal di seluruh dunia mematikan lampu selama satu jam dalam rangka gerakan Earth Hour - guna mendemonstrasikan komitmen terhadap isu perubahan iklim.

Earth Hour awalnya digerakkan WWF Sydney, Australia, pada 2007 walau kini WWF Singapura mengkoordinir gerakan global ini.

https://twitter.com/EHIndonesia/statuses/892745209682972672

Earth Hour dilakukan sebagai simbol bahwa perubahan iklim adalah isu yang dipedulikan banyak orang. Dalam perkembangannya, gerakan ini diikuti semakin banyak orang dari beragam negara - pada 2016, 178 negara terlibat dalam Earth Hour.

Earth Hour bukan sekadar event, melainkan gerakan sosial yang memanfaatkan kekuatan publik dan telah menyebabkan tercapainya berbagai dampak, termasuk perubahan hukum.

Kronologi Earth Hour

2004 - 2007

WWF Australia mencari cara membuat orang Australia mau peduli dan melibatkan diri dalam isu perubahan iklim.

2007

Earth Hour pertama dilakukan pada 31 Maret pukul 19.30 waktu Sydney, Australia. Pada Oktober, di San Fransisco, "Lights Out" - gerakan serupa Earth Hour - dilakukan karena mereka terinspirasi Earth Hour di Sydney. Namun, pada tahun berikutnya pengorganisir gerakan tersebut memutuskan mengikuti Earth Hour 2008.

2008

Earth Hour diselenggarakan serentak secara internasional - di 35 negara dan 400 kota - pada 29 Maret pukul 20.00 - 21.00 waktu lokal.

2009

Pada 28 Maret pukul 20.30 - 21.30 88 negara dan 4.159 kota berpartisipasi dalam gerakan Earth Hour.

2010

Pada 27 Maret pukul 20.30 - 21.30, 126 negara mengikuti gerakan Earth Hour.

2011

Pada 26 Maret pukul 20.30 - 21.30, 135 negara dan 5.251 kota di ketujuh benua mengikuti Earth Hour. Untuk mempertegas visi Earth Hour sebagai gerakan yang mendemonstrasikan komitmen partisipannya terhadap isu perubahan iklim bukan hanya selama satu jam aksi mematikan lampu tersebut, pada tahun ini penyelenggara Earth Hour mengusung tema "Beyond the Hour."

2012

Pada Februari, kantor pusat Earth Hour Global pindah dari Sydney ke Singapura. Earth Hour tahun ini dilakukan pada 31 Maret pukul 20.30 - 21.30.

2013

Pada 31 Maret pukul 20.30 - 21.30, Earth Hour tahun ini diadakan. Beberapa proyek terkait Earth Hour dilakukan pada tahun ini.

Proyek Hutan Earth Hour juga dimulai di Uganda. Proyek itu bertujuan merestorasi 2.700 hektar lahan dengan cara memenuhi hutan tersebut dengan lebih dari 250 ribu pohon. Sementara di Madagaskar, 3.200 kompor hemat kayu didistribusikan kepada korban topan Haruna. Selain itu, mantan Presiden Botswana, Festus Mogae, menjanjikan akan menanam sejuta pohon lokal dalam waktu empat tahun.

2014

Pada 29 Maret pukul 20.30 - 21.30, Earth Hour diadakan. Pada tahun ini, wadah crowdfunding dan crowdsourcing global Earth Hour Blue dirilis guna mengumpulkan dana publik untuk mendanai atau mendukung proyek sosial dan lingkungan yang menghasilkan dampak nyata. Lebih dari US $60 ribu atau hampir 800 juta Rupiah terkumpul dan digunakan untuk proyek lingkungan yang dijalankan WWF.

2015

Pada 28 Maret pukul 20.30 - 21.30, Earth Hour 2015 berlangsung. Program Earth Hour Blue kembali diluncurkan, kali ini untuk mendistribusikan lampu tenaga surya di Filipina dan India serta proyek habitat liar di Kolombia, Uganda, dan Indonesia.

Penduduk Pulau Sibuyan, Filipina, berpartisipasi dalam Earth Hour dengan cara menyalakan lampu mereka - yang menggunakan pembangkit tenaga listrik mini-hidro - untuk menyampaikan pesan agar orang menggunakan energi alternatif.

2016

Pada 19 Maret pukul 20.30 - 21.30, Earth Hour dilakukan di hampir semua negara di dunia.

2017

Pada 24 Maret pukul 20.30 - 21.30, Earth Hour kembali diadakan.

Earth Hour di Indonesia

2009

Indonesia pertama kali mengikuti Earth Hour dan mengusung tema "Pilih bumi selamat atau bumi sekarat?"

2010

Bertema "Ubah dunia dalam 1 jam," Earth Hour Indonesia ini bertujuan menyebarkan pesan bahwa dukungan satu orang berdampak bagi perubahan dunia.

2011

Tema "Setelah 1 jam jadikan gaya hidup" diusung demi mengingatkan Earth Hour bukan sekadar mematikan lampu setahun sekali selama satu jam tetapi mengenai pergerakan berkelanjutan demi menanggulangi dampak perubahan iklim.

2012 - 2014

"Ini aksiku! Mana aksimu?" menjadi tema Earth Hour Indonesia dengan fokus aksi ramah lingkungan seperti hemat energi dengan menggunakan listrik seperlunya saja, mengampanyekan penggunaan transportasi umum daripada kendaraan pribadi, mengurangi sampah plastik dengan membawa botol minum dan menggunakan tas belanja agar tidak perlu memakai kantong plastik, serta mengurangi pemakaian kertas dan tisu.

2015

Earth Hour Indonesia mengusung tema "Hijaukan hutan, birukan laut" pada tahun ini.

2016

Candi Borobudur dan Prambanan ikut memadamkan lampu mereka dalam rangka Earth Hour demi menyampaikan pesan bahwa alam yang kita warisi perlu kita jaga dan wariskan kepada generasi selanjutnya.

2017

Senada dengan tema Earth Hour sebelumnya dan seterusnya, Earth Hour tahun ini bertujuan menyoroti semangat gerakan mencegah perubahan iklim, sebagaimana disimpulkan dalam tagline "Shine A Light on Climate Action."

Sumber:

https://www.telegraph.co.uk/news/0/earth-hour-do-lights-go-everything-need-know/

https://www.earthhour.org/about-us

https://earthhour.wwf.or.id/f-a-q/

https://earthhour.wwf.or.id/earth-hour-2016-di-situs-warisan-dunia-menjaga-pinjaman-dari-generasi-penerus/

https://en.wikipedia.org/wiki/Earth_Hour#2017