Kampanye dan Aksi Sosial Seputar Depresi

04/17/2017

Inspirasi untuk kamu memulai aksi sosial di Indonesia.  

Kasus depresi saat ini sudah menjadi perhatian banyak orang, aktivis sosial hingga pemerintah. Aksi dan kampanye sosial pun sudah mulai digalakkan untuk meningkatkan kesadaran dan memberi dukungan pada orang-orang yang berjuang melawan depresi hingga survivor bunuh diri. Jika kamu punya perhatian khusus untuk kasus depresi di Indonesia, kegiatan dan organisasi berikut bisa menjadi inspirasi untuk memulai aksi sosial di Indonesia.

Project Semicolon (Proyek Titik Koma)

Project Semicolon adalah inisiatif yang digerakkan oleh gerakan nirlaba yang dimulai di Amerika Serikat. Sejak berdiri di tahun 2013, Project Semicolon aktif digalakkan untuk merepresentasikan dukungan terhadap orang-orang dengan masalah depresi, ketergantungan obat-obatan, dan kecenderungan untuk melukai diri sendiri dan bunuh diri.

Project Semicolon atau Proyek Titik Koma terkenal dengan simbol ";" sesuai namanya. Simbol titik koma ini ingin memberi inspirasi bagi orang-orang dengan depresi dan masalah psikis lainnya untuk tidak berhenti, namun melanjutkan kehidupannya. Dimulai dengan meminta orang untuk menggambar tanda titik koma di lengannya, proyek ini terus berkembang. Berkat dukungan musisi dan artis melalui sosial media, pesan dan harapan ini bisa diterima oleh banyak orang.

Tidak hanya membagi cerita inspirasi, www.projectsemicolon.com juga menyediakan informasi mengenai kesehatan mental, layanan bantuan, dan berdonasi untuk organisasi dengan misi serupa. Jika kamu memiliki fokus yang sama dengan proyek ini, kamu juga bisa mendaftarkan diri sebagai volunteer, memperkenalkan Project Semicolon ke komunitasmu, bahkan instruksi dan tips jika kita ingin menolong teman atau kerabat yang sedang dalam kondisi tersebut.

Defeat Depression Campaign

Kampanye penggalangan dana untuk mendukung layanan dan program kesehatan mental ini akan diadakan di komunitas-komunitas di seluruh Kanada. Keluarga, teman, tetangga, dan komunitas bisa bergabung dalam acara-acara yang dilaksanakan di sepanjang tahun 2017.

Acara penggalangan dana ini mulai dari jalan-jalan, kompetisi lari, bersepeda, olahraga, dan aktivitas sosial lainnya. Aksi ini bukan hanya untuk meningkatkan kepedulian pada kesehatan mental, tapi juga menghapus stigman negatif dan stereotype bagi penderita.

Blurt dan "Depression Awareness Week: Our #WHATYOUDONTSEE"

Kampanye ini digalakkan di tahun 2016 oleh Blurt, organisasi nirlaba yang fokus untuk menolong orang-orang dengan depresi. Tidak hanya berdonasi, www.blurtitout.org juga memberikan layanan chat dengan ahli psikologi yang bisa memberikan rekomendasi dan saran profesional untuk menangani depresi secara praktikal dan emosional. Ada juga layanan Peer Support untuk berbagi cerita dan saling mendukung di dalam komunitas.

Bahkan kita bisa berlangganan Buddy Box yang berupa paket berisi barang-barang atau materi yang memapu menghadirkan kenyamanan, memberi kebahagiaan, dan menghindarkan dari stress. Buddy Box mungkin bisa dianggap hadiah dan penghargaan untuk diri kita sendiri setelah lelah memenuhi tuntutan kehidupan sehari-hari. Kejutan-kejutan kecil seperti ini mungkin bisa mengurangi potensi stress dan depresi.

Intergenerational Living Models (percontohan tempat tinggal intergenerasi)

Pernah menonton video tentang mahasiswa yang tinggal bersama para lansia di fasilitas lansia?

Model tempat tinggal intergenerasi seperti di video ini sudah mulai diterapkan di Belanda. Mahasiswa mendapatkan tempat tinggal gratis di fasilitas lansia, sebagai gantinya mereka harus melakukan kerja sosial 30 jam per minggu. Kerja sosial ini dalam bentuk menemani para lansia beraktivitas. Program serupa pernah dilaksanakan di Spanyol sejak tahun 1996, Perancis, dan Ohio, Amerika Serikat. 

Lansia berpotensi mengalami depresi dapat disebabkan oleh banyak hal. Termasuk di antaranya perasaan terpukul karena penurunan fungsi indra, kesepian, turunnya rasa percaya diri karena kondisi yang menua, dan lain-lain. Menurut WHO, sekitar 20% lansia di atas 60 tahun mengalami gangguan psikologi dan syaraf. Gangguan psikologi yang paling sering ditemukan pada lansia adalah depresi.

Kehadiran mahasiswa ini terbukti menghadirkan suasana meriah dan kehangatan di fasilitas lansia tersebut. Gea Sijpke, Direktur fasilitas rumah lansia, menyatakan "Para mahasiswa menghadirkan suasana dunia luar ke sini; kita dapat merasakan kehangatan dalam interaksi antara mereka (mahasiswa dan lansia)". Dengan hadirnya suasana yang ceria diharapkan mampu mengurangi potensi depresi pada lansia di rumah tersebut.

Di Indonesia memang belum punya program tempat tinggal anatar generasi seperti ini. Namun kita bisa mulai mengarahkan aksi sosial di kampus atau komunitas untuk memasukkan lansia ke dalam fokus komunitas dan berkunjung ke panti jompo terdekat.


Dari beberapa kampanye dan aksi sosial, adakah yang menginspirasi kamu? Atau kamu punya ide lain untuk kampanye atau aksi sosial yang sesuai di Indonesia? Yuk, mulai bergerak!

Ditulis oleh: Hillary Tanida

Sumber:

https://people.com/celebrity/project-semicolon-empowers-people-who-suffer-from-depression/

https://projectsemicolon.com/

https://www.defeatdepression.ca/

https://www.blurtitout.org/

https://www.independent.co.uk/student/news/students-move-in-with-residents-in-dutch-nursing-home-and-help-combat-social-isolation-and-10401882.html

Sumber Gambar:

https://pbs.twimg.com/media/CglhbrJWgAECXt0.jpg

https://static.wixstatic.com/media/080e68_58810199c5394e6b8418728a8488d150.png_srz_235_185_85_22_0.50_1.20_0.00_png_srz

https://az616578.vo.msecnd.net/files/2016/04/26/6359724133189287631989461135_2147896.png