#PemudaBerkontribusi : Komunitas Peduli Pendidikan di Tanah Kalimantan

05/31/2017

Pernah melihat video tentang anak-anak SD meminta tas pada Presiden Joko Widodo yang sempat viral beberapa waktu lalu? Lokasi dari sekolah dan murid-murid di video tersebut ada di Kalimantan, tepatnya di Kabupaten Bengkayang - Kalimantan Barat. 

Kamu mungkin terkejut ketika melihat video tersebut, tapi banyaknya anak Kalimantan yang tidak perlu terkejut melihatnya. Kenapa? Meskipun tidak semua, namun memang kondisi seperti itu adalah hal yang lumrah bagi penduduk Kalimantan terutama daerah terpencil. Nah, kali ini YCI akan mengulas profil 2 komunitas peduli pendidikan di tanah Kalimantan: komunitas "Love Borneo" dan "Untuk Kaltara".

Komunitas Love Borneo

Komunitas Love Borneo bergerak di daerah Kalimantan Barat. Sama halnya dengan The School Projects, Love Borneo dimulai dari kepedulian seorang pemuda berdarah Kalimantan yang keluarganya sudah berdomisili di Jakarta. Kegiatan Love Borneo berfokus pada keinginan untuk mendorong tumbuhnya minat baca dan belajar pada anak-anak usia sekolah dasar di Kalimantan Barat karena semua anak berhak untuk pintar. Dimulai dari kegiatan pengadaan buku dan mengajar, saat ini komunitas Love Borneo sudah memiliki 6 Rumah Baca dan Lapak Baca.

Pada tanggal 13 Mei 2017 lalu, baru saja diresmikan satu pondok baca baru di dusun Pongok, kecamatan Mandor, kabupaten Landak. Rumah dan Lapak Baca lainnya tersebar di dusun Jelayan dan daerah Darit di kabupaten Landak, di kecamatan Entikong kabupaten Sanggau Kapuas, dan di Kabupaten Sintang. Meskipun beberapa daerah lain belum dibangun Rumah dan Lapak Baca, namun komunitas Love Borneo sering mengadakan kunjungan dan mengajar anak-anak setempat termasuk di Kabupaten Bengkayang. Menurut relawan, anak-anak senang sekali mendapatkan buku-buku. Bisa menyentuh buku-buku bagus seperti di Rumah Baca itu hampir seperti suatu kemewahan bagi mereka.

Relawan komunitas Borneo, yang disebut Ranger Love Borneo, setiap minggunya akan berangkat ke daerah-daerah untuk mengajar anak-anak sekolah dasar setempat di luar jam sekolahnya. Banyak dari Ranger Love Borneo ini adalah pemuda yang sedang menempuh pendidikan maupun bekerja di Pontianak, namun menyiapkan waktunya khusus untuk berkontribusi. Selain secara teratur berangkat mengajar, komunitas juga terus melakukan penggalangan dana dalam bentuk koin untuk mewujudkan dibangunnya lebih banyak lagi Rumah dan Lapak Baca. Karena dari hal kecil pun kita bisa memberi dampak yang besar. Selain penggalangan dana, Love Borneo juga menerima sumbangan buku-buku untuk menambah koleksi Rumah Baca maupun menyiapkan lebih banyak lagi Rumah Baca.

Nah, ini kesempatan untuk pemuda Kalimantan Barat berkontribusi. Bagi yang tinggal di Kalimantan Barat, yuk bantu mengajar atau sekedar menyumbangkan buku kalian supaya makin banyak anak Kalimantan yang bisa pintar! Karena mereka harus pintar agar jangan tertindas oleh invansi perusahaan-perusahaan besar yang terus merusak alam Kalimantan. Yang tidak di Kalimantan? Tenang, kalian bisa berkontribusi melalui sumbangan buku dan dana. Silahkan cek di link ini. Jangan lupa cek update aktivitas Love Borneo di profil instagram @love_borneo_org ya!



Untuk Kaltara

Kalau tadi inisiatif untuk pendidikan di Kalimantan Barat, Untuk Kaltara adalah komunitas peduli pendidikan dan pemuda di Kalimantan Utara. Berdiri sejak Desember 2016, komunitas ini dibangun atas inisiatif dari kelompok mahasiswa KKN UI dan CEGs UI 2015 dengan tujuan menggalang bantuan untuk pendidikan di daerah perbatasan Kalimantan Utara. Program yang akan dijalankan adalah aktivitas pengiriman buku-buku dan saran pembelajaran setiap dua bulan sekali. Aktivitas ini dibantu pelaksanaanya oleh pemuda dan tokoh desa setempat.

Sebagai provinsi termuda, Kalimantan Utara memiliki banyak kawasan pedalaman yang belum mendapatkan kualitas pendidikan baik. Kurangnya fasilitas gedung sekolah, buku, saran belajar, bahkan tenaga pendidik adalah hal yang lumrah terjadi di beberapa desa di sana. Luar biasanya, anak-anak desa tetap terus semangat untuk menempuh pendidikan di sekolah. SDN 007 Beringin, SD 010 Long Bulu, SD 007 Binter, SD 016 Tulang, dan banyak lagi sekolah dasar lain di Kecamatan Sebuku, Sembakung, Sembakung Atulai, Tulin Onsoi, Lumbis, dan Lumbis Ogong berada dalam kondisi yang memprihatinkan. Siswa SD 007 Beringin, misalnya, terpaksa belajar di dermaga tepian sungai setiap harinya karena sekolah hanya memiliki 2 ruang kelas yang tidak mampu mengakomodasi seluruh siswa. Buku pelajaran dan buku bacaan, lagi-lagi, bukan suatu kemewahan yang dapat mereka nikmati.

Saat ini untuk Kaltara melakukan penggalangan dana melalui portal https://kitabisa.com/untukkaltara. Yuk, ulurkan tangan! Mari memulai kontribusi dari sekarang. Kontribusi dan kolaborasi yang mendukung inisiatif untuk terus bertumbuh. Cek juga informasi tentang Untuk Kaltara di profil instagramnya @untukkaltara


Ditulis oleh: Hillary Tanida

Sumber: 
Video Youtube "Untuk Kaltara" https://youtu.be/KydZIYnPokE
Akun Instagram "Love Borneo" https://www.instagram.com/love_borneo_org
Akun Instagram "Untuk Kaltara" https://www.instagram.com/untukkaltara